Cara Olahraga Menembak, siapa yang tidak tahu olahraga menembak dengan senapan angin sharp? Olahraga yang dulunya masih awam di telinga masyarakat dan hanya menjadi konsumsi kalangan tertentu ini kini tengah menjadi orotan karena peminatnya yang semakin hari semakin tinggi.

Memang dulu, olahraga menembak hanya di peruntukkan bagi aparatur negara seperti polisi dan tentara namun, seperti yang anda lihat kini masyarakat umum yang passtinya telah terlatih khusus juga dapat menikmati jenis olahraga menantang yang satu ini.
Namun meskipun demikian, peralatan yang di gunakan dalam oahraga ini tentunya sedikit berbda dengan alat yang di gunakan oleh para aparat. Jika biasanya polisi dan tentara menggunakan pistol atau senapan sejenis senjata api, lain halnya dengan olahraga menembak yang hanya menggunakan senjata berupa senapan angin sharp saja. Namun meskipun demikian, bukan berarti menggunakan senjata sejenis senapan angin tidak berbahaya. Senapan angin jika tidak di gunakan dengan baik juga dapat melukai pengguna nya maupun orang lain yang dapat berakibat luka serius bahkan hingga kematian.

Oleh karena itu, perlu adanya edukasi mengenai tata cara menggunakan senapan angin sharp untuk olahraga menembak ini sebelum seseorang memutuskan untuk menekuni olahraga elstrem yang satu ini. Meskipun anda juga perlu pelatih untuk melakukan latihan menembak, namun alangkah baiknya jika anda beljar terlebih dahulu dasar-dasar dalam olahraga menembak.

Pertama kali yang harus di perhatikan adalah posisi kuda-kuda pada saat akan melakukan bidikan senapan angin sharp. Ada 3 cara kuda-kuda yang di gunakan saat melakukan shoot. Pertama dengan cara tiarap, kedua dengan jongkok dan ketiga dengan berdiri. Posisi ini dapat di sesuaikan dengan sasaran yang akan kita bidik atau bisa di bilang ini menyesuaikan tinggi dari target kita misalkan saja saat membidik ayam anda menggunakan posisi tiarap namun ketika membidih babi atau kalkun anda menggunakan posisi jongkok.

Kemudian amati target dengan menggunakan teropong. Berkonsentrasilan dengan taget dan jangan terburu-buru untuk menembak. Setelah target sudah merasa aman atau tidak merasa sedang di awasi, barulah anda dapat mulai menarik pelatuknya senapan angin sharp pastikan lagi target tidak melakukan gerakan yang terlalu berlebihan dan tembak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *